YayBlogger.com
BLOGGER TEMPLATES

Ahad, 30 Oktober 2011

~ kenapa Rasulullah SAW menyayangi kucing? ~

Rasulullah suka binatang yang disebut kucing, kenapa beliau menyukainya padahal kucing itu merugikan kita? Apakah benar Rasulullah menyukai kucing? Sejauh ini kami belum mendapatkan keterangannya di dalam riwayat. Yang ada adalah bahwa Rasulullah bercerita mengenai wanita yang mengurung kucing sampai mati kelaparan, maka Allah memasukkan wanita itu ke dalam neraka.

Dari Ibnu Umar, bahwa rasulullah bersabda, “Seorang wanita dimasukkan ke dalam neraka karena seekor kucing yang dia ikat dan tidak diberikan makan bahkan tidak diperkenankan makan binatang-binatang kecil yang ada dilantai.” (HR. Bukhari).

Riwayat tersebut tidak menunjukkan bahwa Rasulullah menyayangi binatang kucing, tetapi akibat menyia-nyiakan binatang piaraan seperti kucing pun akan mendapatkan adzab di akhirat. Sebenarnya bukan hanya kucing, menyia-nyiakan semua binatang peliharaan seperti burung, ikan dan lain-lain juga bisa menyebabkan datangnya adzab Allah.

Demikian juga hadis lain yang menunjukkan bahwa jilatan kucing tidak najis. Dari Abu Qatadah, bahwa Rasulullah bersabda tentang kucing, “Sesungguhnya (kucing itu) tidaklah najis karena dia termasuk yang berkeliling di antara kamu. (HR. An Nasai dan Abu Daud).

Bahkan diriwayatkan, bahwa Rasulullah pernah berwudhu dari air yang telah diminum oleh kucing. Dari Aisyah berkata, “Sesungguhnya Rasulullah bersabda, ‘(Kucing) itu tidaklah najis, dia termasuk binatang yang berkeliling di antara kalian’. Dan aku (Aisyah) melihat Rasulullah berwudhu dengan air bekas jilatan kucing.” (HR. Abu Daud).

Hadits-hadits di atas juga tidak mengindikasikan Rasulullah menyayangi kucing. Rasulullah hanya menyebutkan bahwa kucing adalah binatang jinak yang banyak bergaul (berkeliling) di antara manusia.

Subhanallah, Maha Suci Allah… Rasulullah tidak hanya mencintai keluarganya, para sahabatnya, dan semua umatnya, tetapi beliau juga mecintai binatang-binatang yang jinak dan tidak najis, karena binatang itu juga diciptakan oleh Allah. Sungguh kemuliaan akhlak Rasulullah berlaku untuk alam semesta ini.

~ diterimakah taubat ini ~



Assalamualaikum w.b.t......

Nak mintak pandangan akak boleh?”, soalnya membuka bicara.

“Silakan, akak cuba”, jawabku.

“Apa mungkin Allah terima taubat kita kalau kita selalu mengulangi dosa yang sama?”, begini bunyi soalannya.

Jujurnya aku sedikit terkejut orang seperti dia bertanya soalan sebegitu kepadaku. Walhal dia yang lebih layak untuk menjawabnya lantaran memang bidang pengajiannya khusus tentang agama. Tentu saja dia lebih tahu tapi…

“Tu ke yang nak tanya pendapat akak?”, soalku ragu.

“Lepas buat dosa kita bertaubat, kemudian di kala iman lemah dan tergoda kita kalah dan mengulangi lagi dosa tersebut. Apabila sedar kita bertaubat dan benar bertaubat, tapi kita tetap kalah untuk hari yang datang. Kemudian kita tetap memohon taubat”, jelasnya lagi.

“Yup, apa pendapat akak, adakah Allah akan terima taubat kita tu?”, sambungnya sembari menjawab soalanku.

Dan aku tersenyum kemudian menjawab.“Enta sendiri tau jawapannya”

“Ana tak pasti”, katanya pula.

“Apa pendapat akak?”, dia mengulangi soalan yang sama. Kepelikan masih membusung di hati tapi aku cuba memikirkan ayat yang sesuai untuk menjawab soalannya. Sebenarnya jawapan itu lebih kepada mengingatkannya kerana soal-soal sebegini bukanlah asing baginya (begini yang terbersit di hati saat itu).

“Apa yang mampu akak katakan cuma mengingatkan enta bahawa Allah membuka pintu rahmat dan ampunanNya pada waktu malam buat hambaNya yang melakukan maksiat padaNya di waktu siang. Dan Allah buka kembali pintu rahmat serta ampunanNya di waktu siang buat hambaNya yang membuat maksiat padaNya pada waktu malam sehinggalah nyawa kita berada di kerongkongan. Tapi siapa yang tahu saat kematiannya? Tiada satu pun makhkuk yang tahu. Selagi kita mengakui tiada Tuhan selain Dia, maka pintu ampunan itu sentiasa terbuka luas, dik”, jawabku cuba menyusun bahasa sebaik mungkin.

“Katakanlah (wahai Muhammad): Wahai hamba-hambaKu yang telah melampaui batas terhadap diri mereka sendiri (dengan perbuatan-perbuatan maksiat), janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah, kerana sesungguhnya Allah mengampunkan segala dosa. Sesungguhnya Dialah jua Yang Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani” (Al-Zumar: 53).

Taubat itu adalah salah satu rahmat dari sekian banyaknya rahmat Allah buat hamba-hambaNya. Dan Allah menjanjikan keampunanNya bagi sesiapa saja yang mahu bertaubat malah menggantikan keburukan hambaNya dengan kebaikan serta pula menghapuskan dosa-dosa hambaNya yang bertaubat kepadaNya.

“Subhanallah, betapa sayangnya Allah pada hambaNya, tapi kenapa hambaNya tak terfikir dan lupa akan cinta Allah tu?”, soalan itu menuntutku berfikir sama.

“Insan… yang sering bolak balik hatinya. Sebab tu kita dituntut untuk berdoa moga Allah bolak balikkan hati kita pada keimanan hanya padaNya, taat hanya padaNya”.

“Betul kak. Kami yang belajar agama pun kadang-kadang leka. Tak tau la, hati ni kadang-kadamg sedih bila fikirkan dosa yang banyak sebelum ni”, luahnya.

Dan seperti biasa, aku dahului responku dengan senyuman.

Apabila dosa tersebut diikuti dengan lapan perkara maka mudah-mudahan ia dekat dengan kemaafan, keampunanNya.

Empat perkara tersebut berlaku di hati iaitu pertama adalah taubat (di mana ia diertikan sebagai penyesalan atas apa yang telah berlaku pada masa lalu dan takut kepada Allah akan apa yang akan datang pada masa hadapan.

Dan diertikan juga taubat itu sebagai melepaskan pakaian keburukan dan membentangkan janji kebaikan).

Kedua adalah bertekad untuk tidak mengulanginya, sementara ketiga adalah menyesal dan takut pada hukuman Allah.

Dan keempat adalah mengharap ampunan daripada Allah swt.

Sementara empat perkara lagi adalah pada anggota tubuh iaitu yang pertama solat sunat taubat dan kedua adalah memohon ampunan kepada Allah sebanyak 70 kali dan mengucapkan ‘subhaana robbiyal ‘azimi wabihamdih’ sebanyak 100 kali. Perkara ketiga adalah bersedekah dan berpuasa (Muhammad Al Sayim, 2008. ’40 Ayat Penghapus Dosa-dosa’ – dengan sedikit olahan ayat).

“Bersyukurlah dalam istighfar padaNya. Paling tidak, hati masih lembut, masih celik tiapkali teringat khilaf yang lalu”, balasku.

“Kadang-kadang hati ni kuat dan kadang-kadang lemah dan kalah dengan godaan”, katanya lagi menambah.

“Semakin kuat iman kita, semakin sering pula iman itu diuji”, ye, aku cukup yakin dengan kalimat ini.

Sungguh, Allah tidak pernah membebani hambaNya melampaui kemampuannya. Allah Maha Mengetahui kelemahan dan kemampuan hambaNya lantaran Dialah yang telah menciptakan.

Allah berfirman kepada malaikatNya ketika manusia banyak melakukan dosa, dalam hadis Qudsi disebutkan:

“Berdoalah kepadaKu dan untuk hambaKu kerana jikalau Aku telah menjadikan mereka maka sesungguhnya Aku telah menguasai mereka” (Muhammad Al Sayim, 2008. ’40 Ayat Penghapus Dosa-dosa’).

Allah berfirman dalam satu hadis Qudsi yang maksudnya:

“Aku tidak akan menghimpunkan dua ketakutan pada hambaKU dan tidak pula akan mengumpulkan dua keamanan baginya. Jika ia merasa aman daripadaKU di dalam dunia, Aku akan berikan rasa takut kepadanya pada Hari Kiamat. Dan jika ia merasa takut kepadaKU di dunia, Aku akan berikan kepadanya rasa aman pada Hari Kiamat”


(Hadis Qudsi riwayat Ibnu Mubarak dan Al-Hasan).


“Ya Allah yang menenggelamkan bintang-bintang dan menutup mata manusia, Engkau tidak tidur wahai Yang Maha Hidup lagi Maha Perkasa. Ya Allah, kasihanilah kelemahan kami dan sembuhkanlah saudara-saudara kami yang sakit dan terimalah taubat kami, Engkau mengetahui keadaan kami dan tidak memerlukan permintaan kami. Maka ya Allah, cukupkanlah kami daripada kemiskinan kami dan ampunilah kesalahan kami dan bantulah kami melawan musuh-musuh kami, dan tolaklah tipu daya mereka menjadi kekalahan bagi mereka dan jauhkanlah kami daripada kejahatan mereka. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar, Maha Dekat dan Maha Menjawab doa-doa kami wahai Tuhan Pemilik langit dan bumi. Selawat dan salam buat Junjungan kami Nabi Muhammad saw serta keluarga juga sahabat baginda sekalian”


Amin… Amin… Allah humma amin…


**Hari ini ana berkongsikan satu artikel yang menarik bagi ana. Ini adalah hasil nukilan oleh seorang hamba Allah yang bernama Qurratul A'ini. Ana hanya memaparkan semula dalam laman teratak ana untuk direnung dan dihayati oleh para sahabat ana di sini. Mungkin ade yang dah baca dan mungkin masih ade lagi yang belum baca. Insyaallah, ia sangat bermanfaat untuk dibaca =)

Khamis, 27 Oktober 2011

~ benarkan cinta ini subur kerana Allah ~






(¯`v´¯) ISTIQARAH CINTAKU
`•.¸.•´`•.¸•*¨¨*•.¸¸`•.¸.¸¸.•*

•¸.•´¯•¸.•´¯•¸.•´¯•¸.•´¯¸.•´¯•¸.•´¯•¸.•´¯•¸.•´¯•¸.•´¯
"Ya Allah, jika benar dia JODOHKU...Engkau satukanlah kami dengan ikatan yang HALAL di sisiMU Ya Allah...Jika benar dia MILIKKU,Engkau dekatkanlah HATI kami dengan kasih sayang yang mendalam...Jika benar dia yang TERBAIK buatku,Engkau peliharalah perasaan CINTA antara kami agar kami saling mengasihi,agar kami saling menghormati.Tapi seandainya kami TIDAK dijodohkan untuk bersama dan dia bukanlah yang terbaik untukku Ya Allah...maka Engkau tunjukkanlah KEBENARANMU agar hati ini AKUR atas KEHILANGANNYA...Engkau JAUHKANLAH hati kami dari sebarang perasaan...Engkau berikanlah KEKUATAN buat hati-hati kami agar kami REDHA dengan ketentuanMu Ya Allah...Ameen Ya Rahman..Ameen Ya Rahim..Amin Ya Rabbal Alamin.."
•¸.•´¯•¸.•´¯•¸.•´¯•¸.•´¯¸.•´¯•¸.•´¯•¸.•´¯•¸.•´¯•¸.•´¯

* ¸. • * ¨ `* •.. * ¸. • * ¨ `* •.. *
Allahu Rabbi, aku minta izin
Ketika suatu saat nanti aku jatuh cinta
Jangan biarkan cinta untuk-Mu berkurang
Hingga membuat lalai akan adanya engkau
Allahu Rabbi, aku punya pinta
Ketika suatu saat nanti aku jatuh cinta
Penuhilah hatiku dengan bilangan cinta-Mu yang tak terbatas
Biar rasaku pada-Mu tetap utuh
Allahu Rabbi, izinkanlah
Ketika suatu saat nanti aku jatuh cinta
Pilihkan untukku seseorang yang hatinya penuh dengan cinta-Mu
Dan membuatku semakin mengagumi-Mu
Allahu Rabbi
Ketika suatu saat nanti aku jatuh cinta
Pertemukanlah kami
Berilah kami kesempatan untuk lebih mendekati cinta-Mu
Allahu Rabbi, pintaku yang terakhir
Ketika suatu saat nanti aku jatuh cinta
Jangan pernah Kau palingkan wajah-Mu dariku
Anugerahkanlah aku cinta-Mu
Cinta yang tak pernah pupus oleh waktu.
Amin Ya Rabbal Alamin..
* ¸. • * ¨ `* •.. * ¸. • * ¨ `* •.. *

Isnin, 24 Oktober 2011

~ kesedihan hari ini mendorong kebahagiaan hari esok ~


Bismillahirrahmanirrahim.....

Assalamualaikum w.b.t sahabat di blog....

ketika menulis warkah dalam dinding blog ini, hati ana masih dihimpit perasaan sedih... la baksa, mungkin ia hanya satu persinggahan sahaja =)

Selepas mengetahui sesuatu yang menyebabkan hati kecil ini terasa begitu sedih, hanya sebentuk hati ini sahaja yang mampu merawat kesedihan itu kembali ketika masih menghadiri waktu kelas tengah hari tadi.

Sedih? kenapa? mungkin itu satu persoalan yang bermain di fikiran pembacakan? =)

Sedih yang ana alami ini hanya sebentar..insyaallah, dengan kuatkan kesabaran dan cekalkan hati, ana yakin, ana mampu menghadapinya.. =)

“Apakah manusia mengira bahawa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, “Kami telah beriman,” dan mereka tidak diuji?”

“Dan sungguh, Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka Allah pasti mengetahui orang-orang yang benar dan pasti mengetahui orang-orang yang dusta.” (Al-Ankabut: 2-3)

Pagi tadi ana dapat tahu bahawa ana mendapat satu keputusan peperiksaan pertengahan tahun yang mengecewakan. Tidak seperti yang ana harapkan. Benar, ana sudah berusaha semampu yang boleh, tetapi disebabkan keyakinan usaha yang ana lakukan, ana memasang harapan yang tinggi untuk mendapat keputusan yang baik dan memuaskan. Tapi, siapa yang tahu takdir Allah? Tiada siapa yang dapat mengetahui takdir Allah pada masa akan datang. Itu semua adalah rahsia yang disimpan erat dalam Qalam Allah.

“ Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia adalah baik untukmu. Boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia adalah buruk bagimu “ [ QS Al-Baqarah ; 216 ]

Kata-kata tersebut membuatkan fikiran ana ligat memikirkan hikmah disebalik kejadian yang menimpa diri ana. Mungkin kekecewaan ana kali ini adalah sesuatu yang membuahkan kebaikan pada masa depan. Mungkin usaha ana kali ini masih belum cukup untuk ana mencapai keputusan yang baik seperti yang ana harapkan. Ana perlukan usaha dan lebih banyak doa dari Maha Pencipta. Insyaallah, manusia yang bijak, akan mempelajari sesuatu daripada kesilapan semalam. =)

Rasulullah Bersabda:

“Melainkan pasti Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Agung menghilangkan kebimbangannya dan menggantikan buatnya tempat kesedihan tersebut dengan kegembiraan.”

Mereka (para sahabat r.a) berkata: “Wahai Rasulullah! Semestinya ke atas kami mempelajari bilah-bilah kata ini.”

Nabi menegaskan: “Benar! (Bukan setakat kamu; bahkan) semestinya kepada sesiapa sahaja yang mendengarnya perlu mempelajarinya.”

*******

ܓ Walaupun ...
kite LULUS UPSR
kite LULUS PMR
kite LULUS SPM
kite LULUS STAM

kite lulus semua peperiksaan di alam dunia
Tetapi belum tentu kite lulus (spm)
hanya ALLAH sahaja yang secara mutlaknya berhak menetukannya.

♥ (spm) ~> SIJIL PADANG MARSYA...

ܓ Ujian Allah adalah tanda Allah sayang kepada hambaNya walaupun ianya pahit untuk ditelan...sakit untuk diterima...namun kemanisan dan akan diperolehi jika kita yakin pada Allah....dan hadapi segala ujianNya dengan hati yang terbuka...

REDHA + IKHLAS+ SYUKUR+ SABAR = InsyaAllah BAHAGIA...

ܓwahai wanita jangan berbangga dengan ilmu duniawi yang kau kuasai,kerna ada lagi manusia yang berpengetahuan darimu.
wahai wanita jangan pula berdukacita kerana kekuranganmu,
kerana ada lagi insan yang lebih malang darimu.

ܓ kIta serIng mahuKan hari yang CERAH, tetapi Allah Maha mengetahui, haKikatnya HUJAN pula diturunkan.. kita sering inginkan KESERONOKAN, jauH sekali kEsuSAhan, tetapi ALLAH MAha mengetahui, kesusahan itulah yang mengajar kEHIduPAn..kita sering ingiNkn KETENANGAN , hakikatnya diri ini penuh deNgan dosa dan kejahatan, tetapi manusia Lari dari keSilapan..semua Itu bukaNlah satu huKuMAN, tTApi sbaGAi tnda KASIH SAYANG aGAr kiTA lBih berIman.

ܓAllah yg menggerakkan kita mampu tersenyum walau dalam keadaan menangis. Tempat bertahan ketika kita hendak menyerah . Tempat berdoa ketika hilang tempat mengadu & ketika semua orang menjauh. Tempat untuk kembali bangkit sekalipun hati kita telah hancur berkali-kali . Tempat untuk tetap mengerti ketika tak ada satupun terlihat memberi erti dan semangat. Segala sesuatu yg terjadi Allah lebih memahami hati kita melebihi diri kita sendiri..

ܓYa Rabb..sesungguhnya biar berjuta titis pun air mata yg mengalir..biar ribuan org pun aku ceritakan apa tersirat dijiwa..x kan ada yg mengerti dan x kan ada yg memahami…Maka aku sedar…manusia itu hanya kan mampu mendengar..solusinya tetap dariMU…manusia mungkin mampu menasihati..tapi hanya Kau yang bisa tenangkan hati…Maka dengan rendah diri hambaMu ini memohon…leraikanlah segala kekusutan….permudahkanlah jalanku mendatang…Ampunilah hambaMu ini…kuatkanlah diriku menghadapi hari mendatang..

Ahad, 23 Oktober 2011

~ dosa dan taubat ~


Bismillahirrahmanirrahim...

Dua sifat Allah yang paling sering diulang dalam Al-Qur`an adalah “Maha Pengasih” dan “Maha Penyayang”. Allah benar-benar menyayangi hamba-hamba-Nya dan tidak menghukum mereka secara langsung atas dosa-dosa mereka,

“Jikalau Allah menghukum manusia kerana kezalimannya, nescaya tidak akan ditinggalkan-Nya di muka bumi sesuatu pun dari makhluk yang melata, tetapi Allah MENANGGUHKAN mereka sampai kepada waktu yang ditentukan. Maka apabila telah tiba waktu (yang ditentukan) bagi mereka, tidaklah mereka dapat mengundurkannya barang sesaat pun dan tidak (pula) mendahulukannya.” (QS.An-Nahl: 61)

Dengan menangguhkan hukuman, Dia MEMBERI WAKTU kepada orang yang berbuat salah untuk memohon AMPUN dan BERTAUBAT. Tidak peduli betapa besar dosa yang ia lakukan, ia selalu mendapat kesempatan untuk dimaafkan jika bertaubat dan berbuat kebaikan,

“ Tuhanmu telah menetapkan atas diri-Nya kasih sayang, (yaitu) bahawasanya barangsiapa yang berbuat kejahatan di antara kamu lantaran kejahilan (kebodohan), kemudian ia bertaubat setelah mengerjakannya dan mengadakan perbaikan, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-An’aam: 54)


~ Allah lebih mengetahui ~


ALLAH MENGETAHUI

Saat kau lelah dan tak berdaya kerana usaha yang gagal
Allah tahu betapa gigih engkau telah berusaha



Ketika sekian lama kau menangis dan batinmu menderita
Allah telah menghitung tangismu



Saat kau rasa waktu terus meninggalkanmu
Allah menunggu bersamamu



Ketika kau kesepian
Dan kawanmu terlalu sibuk meski hanya untuk menelefon
Allah berada disisimu

Saat kau telah cuba semua dan tak tahu harus berbuat apa lagi
Allah memiliki jalan keluarnya



Ketika semuanya tak masuk akal dan engkau bingung atau kecewa
Allah memiliki jawapannya



Saat tiba-tiba hidupmu cerah dan kau temukan secerah harapan
Allah telah berbisik kepadamu



Ketika semuanya berjalan lancar dan banyak yang harus kau syukuri
Allah telah memberkatimu



Saat kegembiraan datang dan engkau merasa terpesona
Allah tersenyum kepadamu



Ketika kau punya cita-cita dan mimpi untuk diwujudkan
Allah telah membuka matamu dan memanggil namamu

Ingatlah, dimanapun engkau dan apapun yang kau hadapi
ALLAH MENGETAHUI !

**********************************************************************************

Allah tidak hanya mendengar perkataan dari hati manusia , tetapi juga mengetahui sekecil apapun yang terjadi pada diri manusia.


“DAN SESUNGGUHNYA KAMI TELAH MENCIPTAKAN MANUSIA DAN MENGETAHUI APA YANG DIBISIKKAN OLEH HATINYA. DAN KAMI LEBIH DEKAT KEPADANYA DARIPADA URAT LEHERNYA.”(Qs Qof :16,17)

Ahad, 16 Oktober 2011

~ amalan wanita hamil : cara islam ~


"Mendidik anak bermula dari Alam Rahim"

Perlakuan dan emosi ibu sepanjang tempoh kehamilan turut mempengaruhi personaliti dan watak bayi apabila dilahirkan kelak. Sebaik sahaja bayi lahir ke dunia, mereka telah pun memiliki lebih kurang 1 X 10 sel neuron di otak. Sel-sel neuron terus berembang dengan pesat sehingga berusia lima tahun. Pada tahap inilah bayi belajar mengamati lingkungannya. "Sepanjang manusia membesar, terutama di awal usianya, dia adalah seperti plastik, terdedah kepada tanggapan-tanggapan, peka dan terpengaruh dengan persekitaran serta tanggapan-tanggapan mental dan fizikal yang akan membentuk dirinya dalam kehidupan," - Prof. Robert Debre.

Cara-cara merangsang bayi dalam kandungan .
Pastikan ibu mempunyai emosi yang tenang dan riang supaya anak yang akan dilahirkan sentiasa riang-rangsang dan tidak mudah meragam Lahirkan perasaan rindu menanti kelahiran bayi tersebut dengan penuh ikhlas dan kasih sayang melalui usapan-usapan lembut Perdengarkan beberapa jenis bahasa, muzik terutamanya zikir dan ayat al-Quran serta pelbagai rangsangan pengetahuan asas yang mudah Sentiasa bercakap-cakap dengan bayi dalam kandungan dengan kata-kata manja, lunak dan menyegarkan. Mulalah ajarkan bacaan seperti A,B,C, 1,2,3; memperkenalkan diri seperti: 'Assalamualaikum/hello sayang, ini emak/ayah,'


'Anak emak/ayah bijak/baik' dan sebagainya Lakukan isyarat-isyarat mudah seperti: menepuk perut dengan lembut,menggosok persekitaran perut, menggoncang perut perlahan-lahan dan kemudian usap lembut untuk menenangkannya, menepuk perut untuk mendapatkan reaksi bayi Rakamkan suara ibu, ayah dan ahli keluarga yang lain beserta bunyi-bunyian dan pasangkan 'ear-phone' ke perut. Dengan cara itu bayi yang bakal lahir mudah mengecam suara setelah dilahirkan kelak Perkenalkan perbezaan suasana seperti terang dan gelap dengan menggunakan lampu picit yang disuluhkan ke perut. Lakukan rangsangan ini selama 5-10 minit

Banyak melakukan ibadat, membuat kebajikan dan meninggalkan segala larangan agama.
Perempuan hamil dituntut memperbanyakkan amal ibadat seperti sembahyang sunat, puasa sunat terutama Isnin dan Khamis serta sentiasa menjaga syariat. bukan sahaja isteri, suami juga dituntut sama Banyak membaca al-Quran. Antara ayat-ayat al-Quran dan surah yang elok dibaca ketika hamil ialah surah al-Fatihah, surah Yasin, surah at-Taubah, surah Yusuf, surah Luqman, surah an-Nahl (ayat 78) dan surah al-A'raf (ayat 189). Dengan membaca surah dan ayat ini selain daripada ibadah ia juga untuk memudahkan bersalin, mendapat anak yang sihat, sempurna dan soleh Sentiasa berakhlak baik. Ibu-ibu yang sedang mengandung harus lebih banyak bersabar, bersikap baik dengan jiran, menghormati ahli keluarga dan teman-teman. Tingkah laku yang baik akan mempengaruhi sikap anak yang bakal lahir.

Surah yang biasanya dibaca ketika hamil
1. Surat Yusuf, dengan harapan anak lelaki, pintar seperti nabi Yusuf
2. Surat Maryam, dgn harapan cantik spt St Maryam

Petua orang tua2
1) Ketika isteri hamil, suami janganlah memburu, menganayia atau membunuh binatang. Kononnya amalan ini boleh menyebabkan anak yang dikandong isteri akan lahir cacat.
2) Minum air kelapa untuk bersihkan lendir-lendir masa bersalin nanti.
3) Tak boleh duduk di akar kayu - dikhuatiri uri tertinggal
4) Bila nak mandi towel usah lilit di sekeliling leher - dikhuatiri tali pusat melilit leher bayi
5) Suami jangan berlaku kasar pada haiwan - mengenan kat bayi
6) Petua org cina minum air sarang burung, sehari sebotol kecil -> kulit dan mata cantik.

~ untukmu bakal suamiku... ~


Bakal Suamiku..

Telah tercatat namamu untukku di Loh Mahfuz. Juga telah tercatat namaku untukmu sejak azali lagi. Hanya Allah yang tahu, tak siapa di antara kita yang tahu..



Bakal Suamiku..

Terpanggil aku untuk menulis sebuah warkah khas untukmu yang lahir dari sudut hati ini.. Hanya untukmu.. Yang Allah telah jadikan aku dari tulang rusukmu..



Bakal Suamiku..

Maafkan aku jika warkah ini tak sehebat yang engkau harapkan.. Aku bukanlah wanita yang sehebat Saidatina Khadijah, bukan sesuci Saidatina Aishah, bukan seteguh cinta kasih Zulaikha..

Aku masih tertanya-tanya siapakah dirimu yang Allah telah ciptakan sebagai peneman hidupku, pelengkap hidupku, pembimbingku, imam kepadaku, ketua keluargaku serta bapa kepada anak-anakku nanti.. Siapakah dirimu ? Yang mana satukah dirimu ? Adakah kau sudah hadir dalam hidupku ? Adakah kau belum hadir dalam hidupku ? Adakah kita pernah bersama dan sudah berpisah ? Mungkinkah kau akan hadir kembali dalam hidupku ? Hanya Allah yang tahu.. Pengetahuan Allah meliputi seluruh alam..



Bakal suamiku..

Pertama sekali, aku ingin memohon maaf darimu. Mungkinkah kau akan memaafkanku ? Aku sepatutnya menjaga diriku, akhlak ku, menutup aurat dengan sempurna, memelihara diriku, seluruh kehormatanku hanya untukmu. Di dunia yang tanpa sempadan ini, kadang kala aku tewas. Aku terpengaruh dengan maksiat di sekeliling..

Seringkali aku berfikir, masihkah kau akan menerima diriku yang penuh dengan dosa noda ini ? Aku pasti, semestinya kau mengharapkan seorang wanita yang suci, yang hatinya belum di isi oleh mana-mana lelaki, yang dirinya belum di sentuh oleh mana-mana lelaki walaupun hujung jari..

Andainya aku dapat ulang semula waktu zaman remajaku dulu, pasti akan terpelihara segala milikku hanya untukmu.. Diriku.. bukan seindah segar yang kau harapkan.. Untukku persembahkan, menghadiahkan padamu sebagai lambang sucinya cintaku padamu..

Alangkah indahnya jika kau boleh menerima diriku seadanya. Alangkah indahnya jika kau mengatakan “usah dipersoalkan keterlanjuran di masa silam.. Aku sedia menerimamu seadanya sebagai isteriku.. Kerana kita hanya insan biasa.. Aku tak pernah menyesal memilihmu” Terima kasih dan segala sujud syukur pada Ilahi yang telah membuka hatimu untukku dan menerima diriku seadanya..



Sayangku.. Kasihku.. Cintaku.. Hatiku.. Rinduku..

Kata-kata indah ini sepatutnya hanya aku ucapkan padamu. Hanya kau yang berhak, yang selayaknya menerima kata-kata cintaku, ayat-ayat cinta dariku. Maafkan aku jika kau bukan yang pertama aku ucapkan kata-kata sebegini. Maafkan aku.. Sungguh, aku telah mudah mengucapkan kata-kataku pada orang lain yang pasti bukan milikku. Maafkan aku bakal suamiku.. Sepatutnya aku simpan semua kata-kata romantis itu hanya untukmu, hanya untuk dipersembahkan pada hari-hari selepas aku di ijab Kabul denganmu.. Kata-kata yang terlalu berharga, yang lahir dari hati yang ikhlas.



Bakal suamiku..

Maafkan aku lagi jika kau bukan yang pertama yang bertakhta di hati ini. Maafkan aku. Aku tak berniat nak membiarkan dia yang bukan untukku berada dalam hatiku. Ia datang tanpa dapat aku mengawalnya.. Maafkan aku kerana sudah tersalah memberi cinta pada orang lain, sedangkan cinta ini, hati ini hanya layak untukmu.. Hanya milikmu.. Maafkan aku.. Dalam perjalanan untuk bertemu denganmu, aku tergelincir di saat ingin mendaki ke puncak mahligai kita.. Aku di heret oleh sifat rakus lelaki yang tidak berperikemanusiaan. Di mana kau pada waktu itu ? Di mana kau untuk melindungiku ? Adakah kau juga turut sama membiarkan aku lalai, leka dengan syaitan yang bertopengkan manusia ? Adakah kau saja membiarkan aku begitu dan juga merasai mempergunakan aku ? Jika tidak, Di mana kau untuk mempertahankan aku dari mereka ? Jika kau tahu, apakah tindakanmu untuk menghalang mereka dari terus mengheret aku ke lembah kemaksiatan ? Mengapa kau biarkan aku diperlakukan sebegitu, mengapa kau membiarkan seorang dari mereka menghancurkan hati ini, melukakan hati ini, mengguris hati ini, mengecewakan hati ini, mencincang hati ini tanpa belas kasihan ? Di mana kau bakal suamiku…



Bakal suamiku..

Maafkan aku kerana jika kau bukan lelaki yang pertama aku makan bersama, berjalan bersama, keluar bersama. Aku terlalu mengikut perasaan, menurut nafsu sendiri. Aku lalai, leka bersama orang lain. Aku tidak sepatutnya berkelakuan begitu. Sepatutnya hanya kau yang pertama & yang layak buat apa sahaja bersamaku selepas di ijab Kabul nanti.



Bakal Pembimbingku..

Aku tak mengharapkan kesempurnaan darimu. Aku tak mengharapkan paras rupa sehebat nabi Yusuf, aku tak mengharapkan harta bertimbun darimu, biarlah ianya semua bersederhana. Apa yang paling penting aku harapkan ialah agamamu. Itu yang paling aku harapkan. Kelak nanti, kau yang akan membimbingku, anak-anakku menuju ke Jannah. Kau ibarat nakhoda kapal, jika nakhoda itu tak dapat mengemudi kapal dengan baik, maka akan karam kapal itu. Jika kau tak mendidik keluarga kita dengan ajaran agama sebaiknya, kelak musnahlah kehidupan anak-anak kita.



Rasulullah saw ialah contoh suami yang terbaik.

Aku tak mengharapkan kau sesempurna beliau. Sebaiknya, aku mengharapkan kau mengamalkan sunnah beliau sekadar yang kau termampu. Itu yang aku harapkan. Aku mengharapkan kejujuran dan kesetiaan darimu yang aku tak pernah dapat dari orang lain sebelum ini. Yang aku dapat dari mereka hanyalah dusta semata-mata. Semoga kau juga menjadikan aku satu-satunya pelengkap hidupmu. Hanya aku.. Aku tak sanggup untuk berkongsi dengan orang lain..



My Love..

indahnya bila kita dapat beribadat bersama-sama. Solat berjemaah, Solat-solat sunat, Tahajud Cinta di Sepertiga Malam, Puasa Sunat, Membaca Al-quran, Membaca Tafsir, Menghidupkan bacaan hadith dalam rumah kita. Pasti indah bila semuanya di lakukan bersama. Aku memerlukanmu, selama ini aku keseorangan mengamalkan semua itu. Kadangkala juga aku tidak mempunyai kekuatan untuk mengamalkan semua tu, aku lemah, ada yang aku tertinggal, aku tak istiqamah. Aku menzalimi diri aku sendiri. Jika kau bersamaku, pasti kau akan memberi semangat padaku, mengingatkanku, menasihatiku..



Bakal Suamiku..

Maafkan aku semaaf-maafnya jika permintaanku ini sungguh keterlaluan. Salahkah aku mengimpikan rumahtangga yang di redhai Allah, di berkati Allah ? Salahkah aku ingin mengecapi manisnya iman bersamamu dan zuriat kita ? Aku mengimpikan sebuah keluarga yang bahagia, yang berlandaskan syariat, yang bersandarkan pada Ilahi. Aku tak sanggup melihat keluarga yang akan terbina nanti akan kucar-kacir..



“keluarga yang soleh bermula dari hubungan yang suci” ..

Bagaimana nak menghasilkan sebuah keluarga yang soleh jika hubungan sebelum akad pun sudah di kotori dengan dosa noda, titik-titik hitam, debu-debu kekotoran ? Ku mengharapkan hubungan yang suci denganmu sebelum akad. Jika kau sudah pasti, sudah mendapat petunjuk bahawa benar aku adalah untukmu, dekatilah aku dengan cara yang baik, dengan cara yang halal, dengan penuh hikmah. Aku tahu kau juga tahu apakah cara yang paling baik itu. Aku tak ingin hubungan ini di cemari dengan benda-benda lagha. Selagi kita belum disatukan dalam ikatan yang sah, selagi itu kita tak sepatutnya bercakap melalui telefon, ber ’sms’ , berjumpa bertentangan mata, menjeling antara satu sama lain.



Bakal Suamiku..

Kita hamba Allah yang tak pernah terlepas dari melakukan kesilapan. Aku juga begitu. Maka, segeralah bertaubat. Lakukanlah solat sunat taubat. Aku juga begitu, sentiasa melakukan dosa. Tak siapa tahu jika kesalahan yang pernah aku lakukan lebih besar darimu. Aku sedia menerimamu. Yang lepas biarlah lepas. Asalkan kau betul-betul menginsafi diri dan berazam tidak akan melakukannya lagi. Kerana kau pelengkap diriku, aku juga pelengkap dirimu..


Aku di sini.. Aku tahu kau memerlukanku.. Dan aku juga memerlukanmu.. Aku masih menunggumu.. Sabar menanti.. Kita sama-sama memerlukan antara satu sama lain..


**Dari hati yang tulus ikhlas.. hanya untukmu.. Bakal suamiku....

Followers